TIMES JOMBANG, JOMBANG – Ketekunan dan dedikasi dalam dunia pendidikan bisa mengantarkan seseorang menembus batas negara. Itulah yang dialami Zainul Mustofa, tenaga pendidik di SMA Darul Ulum 2 BPPT Jombang.
Pria kelahiran Sumenep, 4 Juli 1989 tak pernah membayangkan bisa keluar negeri berulang kali, dengan profesinya sebagai guru di lembaga yang dibawah naungan Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang.
Kini, Zainul kembali mendapat kesempatan berharga. Ia tengah mendampingi siswa-siswinya dalam kunjungan pendidikan ke Brunei Darussalam selama empat hari, terhitung sejak 19 hingga 22 Mei 2025.
"Awalnya saya hanya ingin fokus mengajar dan mengabdi sebaik mungkin. Tapi ternyata, dari situ peluang-peluang luar biasa datang sendiri," ungkap Zainul saat dikonfirmasi, Rabu (21/5/2025).
Kunjungan ini merupakan bagian dari program internasional sekolah yang bertujuan memperluas wawasan para siswa mengenai pendidikan tinggi di luar negeri.
Selama di Brunei, rombongan akan berkunjung ke beberapa kampus ternama dan menjalin kerja sama akademik seperti KBRI Brunei Darussalam, Institut Tahfiz Al-Quran Sultan Haji Hassanal Bolkiah, Universiti Brunei Darussalam, dan Teknologi Brunei Darussalam.
"Ini bukan hanya tentang jalan-jalan, tapi bagaimana siswa kami belajar dari sistem pendidikan negara lain. Mereka bisa mendapat inspirasi dan motivasi untuk menempuh studi lebih tinggi, bahkan hingga luar negeri," tambah Zainul.
Zainul juga berharap kehadirannya sebagai guru pendamping bisa menjadi contoh bagi para murid bahwa kerja keras dan ketulusan dalam menjalani profesi akan selalu membuahkan hasil.
“Kalau dulu saya hanya bermimpi keluar Pulau, sekarang bisa menginjak beberapa negara. Semua karena berkah dari dunia pendidikan dan pesantren. Tahun lalu ke Thailand sekarang ke Brunei Darussalam,” pungkas Pria asal Pulau Sapudi, Sumenep, Madura dengan penuh rasa syukur. (*)
Pewarta | : Rohmadi |
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |