Juventus Bangkit, Persaingan Zona Liga Champions Memanas
Juventus bangkit dari dua gol tertinggal untuk menahan Roma 3-3 di Serie A. Hasil ini menjaga asa Bianconeri ke zona Liga Champions.
JAKARTA – Ketika laga memasuki injury time dan AS Roma tampak di ambang kemenangan, Juventus justru menunjukkan daya juang yang mengubah arah pertandingan. Gol penyeimbang Federico Gatti pada menit akhir memastikan skor 3-3 di Stadion Olimpico, Minggu (2/3/2026) waktu setempat atau Senin dini hari, sekaligus menjaga peluang Juventus menembus empat besar Serie A.
Hasil imbang ini membuat Juventus tetap terpaut empat poin dari Roma yang berada di posisi keempat—batas akhir tiket Liga Champions musim depan. Dalam fase krusial kompetisi, setiap poin menjadi penentu arah musim.
Gol-Gol yang Mengubah Momentum
AS Roma lebih dulu memimpin lewat tembakan melengkung Wesley jelang turun minum. Juventus sempat menyamakan kedudukan melalui Francisco Conceicao, namun Evan Ndicka dan Donyell Malen kembali membawa tuan rumah unggul dua gol.
Situasi berubah memasuki 15 menit akhir. Jeremie Boga mencetak gol pada menit ke-78 dan memicu tekanan intens ke pertahanan Roma.
Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-88, Federico Gatti menjadi penentu. Ia mencetak gol jarak dekat memanfaatkan bola mati pada masa tambahan waktu. Tendangan bebas tersebut dikirim oleh pemain pengganti lain, Edon Zhegrova—menegaskan peran krusial bangku cadangan Juventus dalam laga ini.
“Jika berbicara soal reaksi, saya puas. Tapi secara keseluruhan musim ini, kami harus objektif,” ujar pelatih Juventus, Luciano Spalletti—yang pernah menangani Roma. Ia menyoroti kelemahan timnya dalam mengantisipasi gol kedua dan ketiga Roma.
Spalletti juga menegaskan pentingnya keyakinan dalam situasi sulit. “Di usia 66 tahun seperti saya, Anda belajar untuk selalu percaya. Itu yang harus ditularkan kepada para pemain,” katanya.
Data menunjukkan dua gol comeback Juventus dicetak oleh pemain pengganti. Ini bukan sekadar kebetulan, melainkan refleksi kedalaman skuad dan respons taktis dalam tekanan.
AC Milan Menang Telat, Inter Tetap Jauh
Di pertandingan lain, AC Milan meraih kemenangan 2-0 atas Cremonese lewat dua gol pada menit akhir. Strahinja Pavlovic mencetak gol pada menit ke-90 setelah tinjauan VAR memastikan bola mengenai bahunya, bukan lengannya. Rafael Leão kemudian menggandakan keunggulan lima menit berselang melalui serangan balik cepat.
Kemenangan ini membawa Milan kembali mendekat dalam perburuan papan atas, meski masih tertinggal 10 poin dari Inter Milan yang memimpin klasemen Serie A. Derby pekan depan berpotensi menjadi momentum penting dalam dinamika persaingan.
Sementara itu, Sassuolo mengalahkan Atalanta 2-1 berkat dua assist Armand Laurienté. Torino juga menang 2-0 atas Lazio melalui gol Giovanni Simeone dan Duvan Zapata. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.




