Tetap Ngaji di Tengah Kesibukan, Wabup Jombang Gus Salman Lanjutkan Tradisi Mengajar Santri saat Ramadan
TIMES Jombang/KH. Salmanudin Yazid atau Gus Salman Wakil Bupati Jombang saat mengaji kitab kuning bareng santrinya di Pondok Pesantren Babussalam, Kalibening, Mojoagung, Jombang. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Tetap Ngaji di Tengah Kesibukan, Wabup Jombang Gus Salman Lanjutkan Tradisi Mengajar Santri saat Ramadan

Wakil Bupati Jombang KH Salmanudin Yazid tetap menjaga tradisi mengajar santri di Pondok Pesantren Babussalam selama Ramadan meski memiliki kesibukan sebagai pejabat.

TIMES Jombang,Sabtu 7 Maret 2026, 12:16 WIB
141
R
Rohmadi

JOMBANGKesibukan sebagai Wakil Bupati Jombang tidak membuat KH Salmanudin Yazid, yang akrab disapa Gus Salman, meninggalkan tradisi lamanya sebagai pengasuh Pondok Pesantren Babussalam.

Di tengah padatnya agenda pemerintahan, ia tetap meluangkan waktu untuk menjalankan rutinitas spiritual, terutama selama bulan Ramadan.

Bagi Gus Salman, Ramadan bukan hanya momen meningkatkan ibadah pribadi, tetapi juga kesempatan untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren yang telah ia jalani selama bertahun-tahun.

Setiap hari, Gus Salman memulai aktivitasnya sebagai pejabat publik dengan berangkat ke kantor sekitar pukul 07.00 WIB untuk menjalankan tugas melayani masyarakat Kabupaten Jombang. Namun ketika malam tiba, ia kembali menjalankan perannya di lingkungan pesantren.

“Kalau malam biasanya tidak ada agenda dinas, jadi tetap dimanfaatkan untuk wiridan yang selama ini saya jalankan yakni ngaji kitab bareng santri-santri,” ujarnya, Sabtu (7/3/2026).

Dengan izin Bupati Jombang, selama Ramadan ia rutin mengajar ngaji kitab kuning di Pondok Pesantren Babussalam yang berada di Dusun Kalibening, Desa Tanggalrejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

article

Tradisi tersebut bukan hal baru bagi dirinya. Gus Salman telah menjalankan kegiatan wiridan selama kurang lebih 16 tahun. Setiap Ramadan, kitab yang selalu ia kaji bersama para santri adalah Jawahirul Bukhari, kitab yang membahas hadis-hadis Nabi.

“Tiap Ramadan saya membaca Jawahirul Bukhari. Dulu pagi juga ada pengajian Al-Hikam dan Bulughul Maram, tetapi sejak menjadi pejabat, pengajian kita fokuskan malam hari,” tuturnya.

Pengajian kitab tersebut digelar setiap malam Ramadan dengan total 17 pertemuan hingga khatam. Bagi Gus Salman, menjaga tradisi mengaji di tengah tanggung jawab sebagai pejabat merupakan bentuk keseimbangan antara pengabdian kepada masyarakat dan khidmat terhadap pesantren.

“Keinginan dari pesantren tetap berjalan, keinginan pribadi juga berjalan. Sementara khidmat saya di Kabupaten Jombang juga tetap bisa dilaksanakan,” ungkapnya.

Pondok Pesantren Babussalam yang ia asuh saat ini menampung sekitar 1.460 santri dari berbagai daerah di Indonesia. Jika dihitung dengan seluruh lembaga pendidikan di lingkungan pesantren, jumlah santri mencapai sekitar 2.700 orang.

Suasana Ramadan di Babussalam juga terasa berbeda bagi para santri. Salah satunya dirasakan oleh Revalina Silviyanto (18), santri asal Surabaya yang telah lima tahun menimba ilmu di pesantren tersebut.

Menurutnya, selama Ramadan para santri mengikuti sistem pengajian “kilatan”, sehingga kitab yang dipelajari lebih banyak dalam waktu singkat.

“Kalau Ramadan ada sistem kilatan, jadi kitab yang dipelajari juga lebih banyak,” katanya.

Dalam 15 hari pertama Ramadan, para santri biasanya mempelajari sekitar empat kitab dengan jadwal pengajian cukup padat, mulai pagi, siang, sore hingga malam hari. Khusus malam hari, mereka mengikuti pengajian kitab Jawahirul Bukhari yang diasuh langsung oleh Gus Salman.

Tradisi ini menjadi warna khas Ramadan di Pesantren Babussalam, sekaligus menunjukkan bahwa kesibukan sebagai pejabat tidak menghalangi Gus Salman untuk tetap menjaga khidmatnya di dunia pesantren.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Penulis:Rohmadi
|
Editor:Imadudin Muhammad

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jombang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.