https://jombang.times.co.id/
Berita

Bertemu di Kebun Kediri, Dua Pakar Bahas Masa Depan Alpukat Indonesia

Rabu, 21 Januari 2026 - 12:55
Dua Pakar Bertemu di Kediri, Bahas Masa Depan Alpukat Indonesia Dialog dua pakar alpukat Indonesia berlangsung hangat dan mencerahkan saat Prof. Dr. Reza Tirtawinata, Direktur Akademi Buah Nusantara (ABN), bertemu dengan Agus Joko Susilo, petani buah sukses asal Kediri. (FOTO: Yusron for TIMES Indonesia)

TIMES JOMBANG, JOMBANG – Dialog dua pakar alpukat Indonesia berlangsung hangat dan mencerahkan saat Prof. Dr. Reza Tirtawinata, Direktur Akademi Buah Nusantara (ABN), bertemu dengan Agus Joko Susilo, petani buah sukses asal Kediri, Jawa Timur.

Pertemuan tersebut berlangsung di kebun alpukat milik Agus, Selasa (20/1/2026), dan menjadi ruang berbagi pengetahuan, pengalaman, serta gagasan pengembangan buah Nusantara.

Prof. Reza menyebut pertemuan tersebut sebagai momen penting setelah komunikasi panjang yang selama ini terjalin di antara keduanya.

“Kami sudah lama berkomunikasi, saling berbagi ilmu dan pengalaman dalam menangani buah-buahan. Alhamdulillah, hari ini bisa berdialog panjang langsung di kebun Pak Agus yang luar biasa,” ujar Prof. Reza, konsultan kebun industri lulusan IPB University.

petani-buah-sukses-a.jpg

Dalam dialog yang berlangsung intens, keduanya membahas berbagai aspek budidaya alpukat, mulai dari perlakuan tanaman, inovasi perbanyakan bibit, hingga filosofi merawat pohon dengan pendekatan yang berkelanjutan.

“Coba perhatikan perlakuan pada pohonnya. Semua senyawa dengan saya, karena Pak Agus menggunakan hati dalam menangani tanaman. Dia ini guru besar sejati di lapangan,” kata Prof. Reza, yang selama ini menangani ratusan hektare kebun buah di Bogor, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Agus Joko Susilo dan Kiprah Alpukat Kelud

Agus Joko Susilo (AJS) dikenal sebagai pemilik Kebun Bibit Kediri yang berlokasi di Desa Jambu, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Namanya telah dikenal luas, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di mancanegara berkat inovasi dan kualitas bibit alpukat yang dikembangkannya.

petani-buah-sukses-b.jpg

“Baru-baru ini ada tamu dari India yang membeli bibit dalam bentuk entres untuk dibawa ke negaranya. Saya juga baru pulang dari Malaysia, diundang khusus untuk membahas alpukat,” ungkap Agus, lulusan STM listrik yang kini sukses mengembangkan usaha perbibitan buah.

Salah satu inovasi penting yang mengangkat namanya adalah Alpukat Kelud, varietas hasil stek buatan sendiri yang dinamai dari Gunung Kelud, ikon Kabupaten Kediri. Alpukat ini dikenal memiliki kualitas unggul dan telah menarik perhatian akademisi hingga praktisi.

Agus bahkan menceritakan pengalamannya saat diundang mempresentasikan inovasinya di hadapan puluhan profesor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

“Saya buka presentasi dengan membuka tas berisi alpukat. Saya potong dan belah perlahan sambil menjelaskan. Mereka menyambut dengan tepuk tangan. Kami tidak menghipnotis dengan kata-kata, tapi dengan karya,” tuturnya.

Edukasi dan Sinergi untuk Buah Nusantara

Pertemuan yang berlangsung di Vila Avocado, Kediri, tersebut semakin menarik karena diskusi berlanjut di vila milik Agus yang baru sepekan ditempati. Selain menjadi pusat diskusi, lokasi ini juga dimanfaatkan sebagai ruang edukasi.

“Di sini juga banyak mahasiswa yang praktik langsung di kebun,” kata Agus.

Pendiri Akademi Buah Nusantara sekaligus CEO DeDurian Park, Yusron Aminulloh, menilai kesuksesan Agus tidak lepas dari orientasi kemanfaatan bagi masyarakat sekitar.

“Kesuksesan Mas Agus terutama karena melibatkan kemanfaatan untuk masyarakat. Semua bahagia, dan keberkahan mengalir,” ujar pria asal Jombang. (*)

Pewarta : Rohmadi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jombang just now

Welcome to TIMES Jombang

TIMES Jombang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.