TIMES JOMBANG, JOMBANG – Suasana malam di Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, tampak berbeda pada Jumat (29/8/2025). Ratusan warga tumpah ruah menikmati riuhnya pertunjukan seni dan gemerlap panggung dalam gelaran Peterongan Festival 2025.
Festival tahunan ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ajang mempertemukan masyarakat dengan potensi lokal, mulai dari seni dan budaya hingga produk unggulan UMKM.
Panggung utama festival dipenuhi beragam penampilan, mulai dari musik tradisional, tari, hingga atraksi kreatif anak-anak muda. Sorak-sorai penonton dan tepuk tangan meriah mengiringi setiap penampilan, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Selain pertunjukan seni, puluhan stan UMKM lokal ikut meramaikan acara. Sejak sore, deretan stan yang mewakili berbagai desa menyuguhkan aneka produk, mulai dari jamu kunyit, cookies, mochi, hingga kerajinan tangan dan aksesori. Kehadiran UMKM ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Dian, seorang ibu rumah tangga yang tergabung dalam paguyuban UMKM, mengaku festival ini memberi dampak positif bagi usahanya.
“Sangat terbantu. Biasanya kami menjual dari orang ke orang, tapi di sini semua orang bisa tahu produk kami. Tidak perlu repot promosi, pengunjung langsung datang dan membeli,” ujarnya.
Pengunjung pun antusias menyambut acara ini. Retnoning, salah satu warga, mengaku sengaja datang untuk menikmati ragam kuliner sekaligus pertunjukan seni.
“Niatnya mau kulineran, sambil kenal ragam budaya. Semoga acara ini bisa terus berjalan dan memberi manfaat besar, khususnya bagi warga Peterongan,” tuturnya.
Lebih dari sekadar hiburan, Peterongan Festival 2025 menjadi ruang kebersamaan yang menumbuhkan solidaritas warga sekaligus mendorong geliat ekonomi kreatif. Seni ditampilkan, ekonomi digerakkan, dan kebersamaan dirayakan dalam satu panggung masyarakat. (*)
Pewarta | : xxx |
Editor | : Wahyu Nurdiyanto |