M Subaidi Muchtar Terpilih Pimpin PBSI Jombang 2026-2030, Fokus Pembinaan Dini dan Tingkatkan Prestasi
Subaidi terpilih secara aklamasi melalui musyawarah mufakat dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PBSI Jombang yang digelar di Gedung Persatuan Bulutangkis Jaya Raya Samudra.
JOMBANG – M Subaidi Muchtar resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia Kabupaten Jombang (PBSI Jombang) periode 2026-2030.
Subaidi terpilih secara aklamasi melalui musyawarah mufakat dalam Musyawarah Cabang (Muscab) PBSI Jombang yang digelar di Gedung Persatuan Bulutangkis Jaya Raya Samudra, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Minggu (23/8/2026).
Muscab tersebut turut dihadiri Ketua Pengkab PBSI Jombang periode 2022-2026, H. Marsaid, serta Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Jombang, Sumarsono.
Usai terpilih, Subaidi menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem bulutangkis Jombang yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mengedepankan pembentukan karakter dan profesionalitas.
“Saya ingin membangun ekosistem bulutangkis yang berprestasi, berkarakter, profesional, dan berkelanjutan di Kabupaten Jombang,” ujar Subaidi.
Untuk mewujudkan visi tersebut, kepengurusan PBSI Jombang periode 2026-2030 telah menyiapkan sejumlah agenda prioritas.
Pertama, memperkuat pembinaan dan pengembangan prestasi atlet. Pembinaan diharapkan dilakukan secara berkelanjutan sehingga dapat melahirkan atlet-atlet bulutangkis Jombang yang mampu bersaing di berbagai level kompetisi.
Kedua, meningkatkan kualitas dan profesionalitas pelatih. Penguatan kapasitas pelatih dinilai penting untuk menunjang proses pembinaan atlet secara lebih terarah.
"Selanjutnya, PBSI Jombang juga akan fokus pada pembinaan dan penguatan klub sebagai bagian penting dari ekosistem bulutangkis di tingkat daerah," ungkapnya.
Program berikutnya yakni penyelenggaraan kompetisi secara berkala dan berjenjang. Kompetisi diharapkan menjadi ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan sekaligus mengukur perkembangan hasil pembinaan.
Selain aspek teknis dan prestasi, kepengurusan baru juga menempatkan penguatan karakter atlet dan klub serta pembenahan tata kelola PBSI sebagai salah satu prioritas.
"Semoga kepengurusan kedepan mampu membangun pembinaan bulutangkis yang lebih terstruktur, profesional, dan berkesinambungan, sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi dari Kabupaten Jombang," harapnya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

