Pemkab Jombang Dapat Insentif Fiskal Rp1 Miliar Usai Raih Penghargaan Ketenagakerjaan
Bupati Jombang, Warsubi saat menerima penghargaan kategori Penurunan Tingkat Pengangguran Kabupaten se-Regional Jawa-Bali pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 di Yogyakarta. (FOTO: Dok. Pemkab Jombang)

Pemkab Jombang Dapat Insentif Fiskal Rp1 Miliar Usai Raih Penghargaan Ketenagakerjaan

Kabupaten Jombang masuk tiga besar daerah dengan penurunan tingkat pengangguran terbaik di Jawa-Bali pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dan memperoleh dana insentif fiskal Rp1 miliar.

TIMES Jombang,Jumat 5 Juni 2026, 16:06 WIB
182
R
Rohmadi

JOMBANGKabupaten Jombang masuk tiga besar daerah dengan kinerja penurunan tingkat pengangguran terbaik di kawasan Jawa-Bali dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026. Penghargaan tersebut diterima oleh Bupati Jombang Warsubi dari Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Djamari Chaniago pada malam penganugerahan yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (4/6/2026) malam.

Selain menerima penghargaan, Kabupaten Jombang juga memperoleh Dana Insentif Fiskal sebesar Rp1 miliar dari pemerintah pusat sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penurunan angka pengangguran di daerah.

Berdasarkan hasil penilaian tim independen, Jombang dinilai berhasil menunjukkan komitmen kuat dalam menurunkan angka pengangguran melalui perencanaan yang terukur dan program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat.

Beberapa indikator yang menjadi nilai unggul Kabupaten Jombang antara lain penyusunan perencanaan ketenagakerjaan yang berkelanjutan, dukungan anggaran daerah yang memadai untuk program penyerapan tenaga kerja, keberhasilan menekan angka pengangguran berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), hingga berbagai inovasi daerah dalam menciptakan peluang kerja baru.

Dalam ajang tersebut, Kabupaten Jombang berdiri sejajar dengan Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Kulon Progo sebagai tiga daerah terbaik di kawasan Jawa-Bali dalam kategori penurunan tingkat pengangguran.

Acara yang digagas Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Metro TV itu turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menegaskan bahwa pemberian insentif fiskal kepada daerah berprestasi merupakan strategi pemerintah untuk mendorong kompetisi yang sehat sekaligus memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang mampu menunjukkan kinerja nyata.

Sementara itu, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.

“Kepada para penerima penghargaan, saya menyampaikan selamat yang sebesar-besarnya. Apa yang telah dilakukan di daerah masing-masing bukan hanya prestasi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi Indonesia,” ujarnya.

Usai menerima penghargaan, Bupati Jombang Warsubi mengungkapkan rasa syukur sekaligus mendedikasikan capaian tersebut kepada seluruh masyarakat Jombang dan jajaran pemerintah daerah yang telah bekerja keras mendukung pembangunan sektor ketenagakerjaan.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, dan masyarakat yang bersama-sama berupaya menciptakan iklim ekonomi yang produktif dan mampu membuka lapangan kerja baru.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Jombang. Ini bukan semata-mata keberhasilan pemerintah daerah, tetapi buah dari sinergi dan gotong royong semua pihak,” kata Warsubi.

Wasubi memastikan dana insentif fiskal senilai Rp1 miliar yang diterima Kabupaten Jombang akan dikelola secara transparan dan tepat sasaran untuk memperkuat program penurunan pengangguran.

Pemkab Jombang, lanjut Warsubi, berencana mengarahkan dana tersebut untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan pelatihan kompetensi bagi generasi muda, serta memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

“Dana insentif ini akan kami manfaatkan untuk memperluas lapangan kerja baru, meningkatkan keterampilan dan kompetensi pemuda, serta memperkuat UMKM agar semakin berkembang. Kami ingin manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Warsubi juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah agar Jombang semakin menarik bagi investor. Menurutnya, investasi yang tumbuh akan menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Prestasi ini bukan garis akhir. Justru menjadi energi baru bagi kami untuk terus bekerja dan menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat. Kami juga berharap dukungan seluruh warga agar Jombang tetap aman, nyaman, dan ramah bagi investasi,” ucapnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Rohmadi
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jombang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.