Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Jam’iyah Seribu Rebana Jombang
Pengajian Jam’iyah Shalawat Seribu Rebana (Serban) Kabupaten Jombang menggelar pengajian rutin di Pondok Pesantren Falahul Muhibbin, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Sabtu (31/1/2026) malam. (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian Jam’iyah Seribu Rebana Jombang

Kegiatan rutin Jam’iyah Serban sengaja dibarengkan dengan haul KH Dhuha karena beliau merupakan tokoh yang pertama kali membuka pengajian di Desa Watugaluh.

TIMES Jombang,Minggu 1 Februari 2026, 10:30 WIB
6.9K
R
Rohmadi

JOMBANGJam’iyah Shalawat Seribu Rebana (Serban) Kabupaten Jombang menggelar pengajian rutin di Pondok Pesantren Falahul Muhibbin, Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Sabtu (31/1/2026) malam. Kegiatan ini dihadiri ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Jombang.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan beserta jajaran, para kiai, habaib, serta pengurus Nahdlatul Ulama (NU).

Selain lantunan shalawat, acara juga diisi dengan kegiatan sosial berupa penyerahan santunan kepada anak yatim. Santunan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Jombang bersama jajarannya, sehingga menambah kekhidmatan suasana pengajian.

Mewakili keluarga Shohibul Haul, KH Hamdi Sholeh menjelaskan silsilah KH Dhuha yang diperingati dalam kegiatan tersebut.

“Mbah Dhuha ini cucu Mbah Murtadho. Mbah Murtadho adalah saudara kandung buyut saya,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan rutin Jam’iyah Serban sengaja dibarengkan dengan haul KH Dhuha karena beliau merupakan tokoh yang pertama kali membuka pengajian di Desa Watugaluh.

“Beliau yang babat awal pengajian di Desa Watugaluh ini,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Falahul Muhibbin, KH Nur Hadi atau yang akrab disapa Mbah Bolong, berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan, khususnya bertepatan dengan momentum satu abad NU.

“Semoga para kiai selalu sehat dan NU semakin barokah bagi umat,” ucapnya.

Puncak acara diisi dengan mauidhoh hasanah oleh KH Imam Muhajir dari Mojokerto. Dalam ceramahnya, ia menekankan keutamaan bulan Rajab dan Sya’ban sebagai bulan yang dimuliakan dalam Islam.

“Rajab dan Sya’ban ini bulan yang istimewa. Jangan lupa memperbanyak puasa sunnah,” pesannya kepada jamaah.

KH Imam Muhajir juga menguraikan sejarah turunnya perintah bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, perintah tersebut ditekankan khususnya pada bulan Sya’ban, sebagaimana tercantum dalam Surat Al-Ahzab ayat 56.

“Ayat perintah bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW itu diturunkan pada bulan Sya’ban,” tegasnya.

Suasana pengajian semakin semarak dengan kehadiran bintang tamu pelawak Cak Ukil asal Jombang dan Cak Tawar dari Sidoarjo yang menghibur jamaah di sela-sela acara. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Rohmadi
|
Editor:Wahyu Nurdiyanto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Jombang, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.