https://jombang.times.co.id/
Berita

Akademi Buah Nusantara Jalin Kerja Sama dengan Pascasarjana Unair

Kamis, 15 Januari 2026 - 13:25
Akademi Buah Nusantara Perkuat Kolaborasi dengan Pascasarjana Unair Surabaya Pertemuan antara Pimpinan Akademi Buah Nusantara dengan UNAIR di Surabaya. (FOTO: Yusron for TIMES Indonesia)

TIMES JOMBANG, SURABAYAAkademi Buah Nusantara (ABN) terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan vokasional sektor buah dengan menjalin kerja sama dengan Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR). Kerja sama pendidikan meliputi riset dan pengabdian masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional. 

Wakil Direktur Pascasarjana UNAIR Bidang Riset dan Kerja Sama, Prof. Dr. Suparto Wijoyo, menegaskan bahwa inisiatif ABN sejalan dengan visi UNAIR dalam mendorong riset berkelanjutan dan kolaborasi lintas negara.

“Kami menyambut hangat kehadiran ABN. Sekolah Pascasarjana UNAIR siap bekerja sama dan berkolaborasi. Sebelumnya, kami juga telah berdiskusi dengan rektor, wakil rektor, serta para guru besar Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin terkait pengembangan program bersama ABN,” ujar Prof. Suparto dalam keterangan yang diterima TIMES Indonesia, Kamis (15/1/2025).

Menurutnya, pada periode April hingga Juni 2026 mendatang, ABN dan Pascasarjana UNAIR merencanakan pelaksanaan program riset dan pengabdian masyarakat internasional dengan melibatkan mitra dari sejumlah negara.

“ABN memiliki relevansi kuat dengan isu ketahanan pangan, penguatan desa, pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), serta peluang riset dan pengabdian masyarakat berbasis kerja sama global,” katanya.

Senada dengan itu, Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR Bidang Sumber Daya dan Sarana Prasarana, Prof. (Assoc) Dr. Karnaji, menilai ABN memiliki potensi besar sebagai mitra strategis pendidikan vokasional yang berbasis kebutuhan riil industri.

“UNAIR siap mendukung kolaborasi melalui pengabdian masyarakat, riset terapan, serta pemanfaatan fasilitas pendidikan, termasuk untuk program bersama mitra luar negeri,” ujarnya.

Sementara itu, Pendiri ABN Yusron Aminulloh menyampaikan bahwa ABN lahir dari kebutuhan nyata industri buah nasional yang hingga kini masih kekurangan sumber daya manusia profesional, khususnya di level manajerial kebun buah.

“Banyak kebun buah industri di Indonesia sudah menggunakan teknologi modern, tetapi belum didukung tenaga ahli yang benar-benar memahami tata kelola kebun buah secara menyeluruh. ABN hadir untuk menutup celah tersebut dan menyiapkan SDM yang mampu bersaing di pasar internasional,” tegas pria asal Jombang tersebut.

Ketua Yayasan Akademi Buah Nusantara, Dr. Muhammad As’ad, menambahkan bahwa ABN dirancang untuk mencetak lulusan siap kerja yang terhubung langsung dengan kebun-kebun buah industri di berbagai daerah, serta jejaring riset dan praktik internasional.

Saat ini, proses pendirian ABN memasuki tahap percepatan dan ditargetkan mulai beroperasi pada 2026. Hasil pertemuan ini akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) serta penyusunan program kolaboratif di bidang pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat.

“Pertemuan ini menjadi langkah awal menuju kerja sama formal yang berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar As’ad, yang baru saja meraih gelar doktor dari Leiden, Belanda. (*)

Pewarta : Rohmadi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jombang just now

Welcome to TIMES Jombang

TIMES Jombang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.