https://jombang.times.co.id/
Berita

Pesantren Denanyar Jombang Gelar Shalat Gaib untuk Korban Demo

Minggu, 31 Agustus 2025 - 13:21
Pesantren Denanyar Jombang Gelar Shalat Gaib untuk Korban Demo Pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, Jombang, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam saat memimpin doa bersama untuk keselamatan bangsa di Masjid Jami' pesantren setempat, Minggu (31/8/2025). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

TIMES JOMBANG, JOMBANG – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Induk Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar, Jombang, Minggu (31/8/2025). Ratusan santri bersama para kiai larut dalam doa bersama dan shalat gaib usai pelaksanaan shalat Zuhur berjamaah.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh pengasuh pesantren, KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, sebagai bentuk penghormatan dan doa untuk Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang meninggal dunia dalam kerusuhan demo di Jakarta beberapa waktu lalu.

“Kami melaksanakan shalat gaib untuk mendoakan saudara kita, Affan. Dalam Islam, orang yang bekerja mencari nafkah demi keluarganya memiliki kedudukan mulia, bahkan bisa dikategorikan jihad. Karena itu, saya meyakini beliau wafat dalam keadaan syahid fisabilillah,” tutur Gus Salam.

Tak hanya doa, Gus Salam juga menyerukan penegakan hukum yang transparan terkait kasus tewasnya Affan. Menurutnya, proses hukum tidak boleh berhenti di ranah etik semata, melainkan juga harus dilihat dari perspektif pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

“Keadilan harus ditegakkan. Jika kezaliman dibiarkan, ia hanya akan melahirkan kehancuran. Negara harus hadir menjaga keadilan di semua lini baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif,” tegasnya.

Pesantren-Denanyar-2.jpgRatusan santri Pondok Pesantren Mambaul Ma'arif Denanyar, Jombang yang khusuk berdoa untuk keselamatan bangsa Indonesia di Masjid Jami' pesantren setempat, Minggu (31/8/2025). (FOTO: Rohmadi/TIMES Indonesia)

Di tengah doa bersama itu, Gus Salam juga menyampaikan keprihatinannya atas maraknya aksi anarkis di berbagai daerah. Ia menilai penyampaian aspirasi adalah hak demokrasi yang dijamin undang-undang, tetapi harus dilakukan dengan tertib.

“Kalau sudah mengarah pada tindakan perusakan, maka aparat wajib bertindak tegas sesuai prosedur,” ujarnya.

Lebih jauh, Gus Salam menilai kerusuhan yang terjadi belakangan ini merupakan cerminan dari akumulasi persoalan sosial-ekonomi masyarakat, mulai dari gelombang PHK massal, tekanan biaya hidup, hingga gaya hidup sebagian elite politik yang dianggap tidak peka terhadap penderitaan rakyat.

“Ketika rakyat sedang susah, lalu ada pejabat yang justru pamer kemewahan, itu sama saja menambah luka sosial. Kondisi ini harus ditangani dengan bijak dan penuh empati,” ucapnya.

Menurutnya, pesantren bersama Nahdlatul Ulama telah memperbanyak doa, mujahadah, dan ikhtiar spiritual demi keselamatan bangsa. Gus Salam juga menyebut sejumlah ormas dari berbagai daerah telah melakukan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, sementara di tingkat lokal pesantren akan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah daerah.

“Yang penting, kami berusaha menenangkan umat. Adapun soal kebijakan dan penindakan, itu menjadi ranah pemerintah,” ucapnya. (*)

Pewarta : Rohmadi
Editor : Wahyu Nurdiyanto
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Jombang just now

Welcome to TIMES Jombang

TIMES Jombang is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.